Kitab Hadits rujukan kuat setelah Al-Qur’an bagi kaum Muslimiin, adalah Kutubussittah: Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasai, Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Enam kitab ini dikaji mulai awal hingga akhir di Pondok Pesantren Mulyo Abadi Mulungan Mlati Sleman Yogyakarta. Berkat pertolongan Allah, kitab-kitab tersebut bisa dikatamkan dengan cepat. Biasanya mulai dari Bukhari hingga Ibnu Majah hanya membutuhkan waktu sekitar sembilan bulan atau kurang. Hanya saja Ibnu Majahnya tidak dikatamkan, hanya sampai jilid dua.
Bagi muballigh atau muballighot, kutubussittah yang ternyata merupakan lautan ilmu yang luar biasa; sangat penting, karena menjadi rujukan kuat di dalam menyampaikan dalil pada umat. Yang paling menonjol mengenai keshahihannya di antara kutubussitah adalah Bukhari lalu Muslim. Dua kitab tersebut yang paling shahih setelah Al-Qur’an.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar