Ingatlah bahwa mati itu datangnya sewaktu-waktu, bisa terjadi pada siapapun dan kapan pun serta tidak pandang dalam usia berapa pun. Dan ingatlah pula setelah mati ada perhitungan amal dan seterusnya, ada SURGA ada NERAKA. SURGA dipersiapkan untuk orang-orang yang ahli ibadah dan jauh dari pelanggaran, dan NERAKA diperuntukkan bagi orang-orang yang semasa hidupnya berlumuran dengan dosa. Maka apabila akan mengerjakan kebaikan maka ingatlah SURGA, ini akan menambah semangat sehingga payah, berat tidak begitu terasa. Bila akan berbuat maksiyat ingatlah NERAKA, membayangkan penderitaan siksa di NERAKA maka akan membuat takut untuk melakukan perbuatan maksiyat.
Perbanyaklah untuk mengingat penghabcur kelezatan (maksudnya kematian). HR. Tirmidzi 2477
Cukuplah kematian itu sebagai penasehat dan cukuplah keyakinan sebagai kekayaan dan cukuplah ibadah sebagai kesibukan. HR. Baihaqi fi su'bil iman 10556
Dan ada Umar berkata, "Perbanyaklah mengingat neraka, maka sesungguhnya panasnya neraka itu amat sangat, dan sesungguhnya dasarnya itu jauh, dan sesungguhnya pemukulnya itu besi." HR Tirmidzi 2776

Tidak ada komentar:
Posting Komentar